Anjing yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) memiliki program pelatihan rutin yang memerlukan aktifitas fisik tingg sehingga dapat memengaruhi morfologi jantung anjing. Pengukuran nilai ejection fraction (EF) dan fractional shortening (FS) digunakan untuk menentukan ketebalan dan kekuatan kontraksi otot jantung serta menilai fungsi sistolik jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai parameter ekokardiografi EF dan FS pada anjing ras Belgian Malinois di BNN. Parameter EF dan FS diperlukan dalam mengevaluasi pengaruh aktivitas fisik terhadap perubahan morfologi jantung. Sampel yang digunakan adalah 21 ekor anjing ras Belgian Malinois berumur 3 sampai 4 tahun, 13 ekor anjing merupakan anjing yang aktif dilatih, dan 8 ekor merupakan anjing yang tidak aktif dilatih. Pemeriksaan ekokardiografi dilakukan pada posisi right parasternal short axis view, menggunakan USG Acclarix AX3 dengan microconvex probe frekuensi 2,5-6 MHz. Tipe pencitraan ekokardiografi yang digunakan untuk mendapatkan EF dan FS adalah Motion (M-) mode dengan metode interpretasi Cube method. Hasil interpretasi menunjukkan rataan nilai EF dan FS pada kedua kelompok anjing, berada pada rentang normal (55-85% untuk EF, dan 25-45% untuk FS). Berdasarkan penelitian ini anjing ras Belgian Malinois tidak memiliki kecenderungan mengalami kardiomiopati.
Copyrights © 2024