Di Indonesia, kulit nanas (Ananas comosus (L) Merr.) umumnya hanya menjadi limbah, padahal kulit nanas mengandung senyawa kimia, salah satunya flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula terbaik dari gel ekstrak kulit nanas melalui uji sifat fisik, uji stabilitas, dan uji aktivitas antioksidan. Kulit nanas dimaserasi dengan etanol 96%. Formulasi gel mengandung 4% ekstrak, dengan variasi Carbopol 940 yaitu 0,6; 0,8; dan 1% untuk Formula 1, Formula 2, dan Formula 3. Gel diuji sifat fisiknya meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya sebar, viskositas, dan daya lekat. Uji stabilitas gel menggunakan metode cycling test yang dilakukan selama enam siklus pada suhu 4±2°C dan 40±2°C masing-masing selama 24 jam. Aktivitas antioksidan dari sediaan gel diuji menggunakan metode DPPH. Formula 2 dan Formula 3 merupakan sediaan gel yang baik, dimana semua parameter uji sifat fisik telah memenuhi standar. Uji cycling test menunjukkan bahwa Formula 2 stabil, sedangkan Formula 1 dan Formula 3 tidak stabil. Aktivitas antioksidan dari gel ekstrak kulit nanas pada seluruh formula termasuk dalam kategori sangat kuat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Formula 2 merupakan formulasi terbaik yang menghasilkan sifat fisik yang baik, stabil selama cycling test dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
Copyrights © 2025