Studi ini untuk mengidentifikasi dampak dari pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, serta tingkat pengangguran terbuka terhadap tingkat kemiskinan di area Jabodetabek. Penelitian ini menjelaskan sebuah permasalahan ekonomi yaitu kemiskinan sebagai variabel dependen. Variabel independen yang digunakan sebanyak 3 variabel Yang mencakup laju pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, serta tingkat pengangguran terbuka. Tempat penelitian ini berada di wilayah Jabodetabek yang meliputi wilayah kepulauan seribu, Kota Jakarta utara, kota Jakarta pusat, Kota Jakarta selatan, Kota Jakarta barat, Kota Jakarta timur, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tanggerang, Kota Tanggerang selatan, Kabupaten Tanggerang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Periode penelitian ini dari tahun 2018-2023. Studi ini mengaplikasikan regresi data panel dengan pendekatan model efek tetap (Fixed Effect Model/FEM). Temuan dari studi ini mengungkapkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran terbuka memiliki dampak positif terhadap kemiskinan, sementara variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Dampak pertumbuhan ekonomi dalam menurunkan tingkat kemiskinan bergantung pada distribusi pendapatan yang merata karena dapat memperbaiki perbedaan antara kelompok berpendapatan tinggi dan rendah. ketidakmampuan seseorang untuk memperoleh pekerjaan berpenghasilan layak dapat memperburuk kondisi kemiskinan. Pengangguran yang tinggi bisa menjadi indikator lemahnya ekonomi dan sering kali berujung pada penurunan pendapatan rumah tangga, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat kemiskinan. Apa bila sektor Kesehatan, Pendidikan dan standar hidup yang layak persentasenya semakin naik maka akan menurunkan Tingkat kemiskinan.
Copyrights © 2024