Pound sebagai olahraga yang berasal di Amerika Serikat ini mulai menjadi tren dan mudah ditemukan di Indonesia pada tahun 2021. Dinilai sebagai olahraga baru, Pound yang memiliki ciri khas olahraga dilengkapi dengan komponen ripstix ini mampu memikat antusiasme masyarakat. Terlebih pada kelas olahraga pound yang diadakan oleh Rocca Space. Sebagai komunitas olahraga yang menyediakan berbagai pilihan olahraga, Pound merupakan cabang olahraga yang paling banyak menghasilkan konten tersendiri. Meski bukan seorang professional namun konten tersebut terus menerus di produksi oleh para partisipan pound di Rocca Space. Hal ini menjadi fenomena menarik untuk melihat bagaimana olahraga pound mampu memotivasi seseorang untuk mengunggah aktivitas olahraganya di media sosial dengan menggunakan 5 aspek penggambaran self-disclosure theory. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan model snowball sampling. Serta dianalisis menggunakan teknik analisis data dari Miles and Hubberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa telah terjadi pengungkapan diri dimana pada aspek ketepatan didominasi dengan reaksi positif, Motivasi para partisipan pound untuk membuat konten didasari atas tujuan yang ingin dicapai. Pemilihan waktu dapat menentuhkan keberhasilan pengungkapan diri. Tidak ada pengelompokkan audiens pada aspek keintensifan. Serta kedalaman dan keluasan topik yang diangkat pada saat pengungkapan diri berragam. Kata Kunci: Self-Disclosure; Komunikasi Interpersonal; Pound; Instagram.
Copyrights © 2025