Sari Pediatri
Vol 13, No 4 (2011)

Hubungan Kadar C-Reactive Proteindan Kadar Feritin Serum pada Gizi Kurang Usia 7-9 Tahun

Endang Dewi Lestari (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret-RSUD Dr. Moewardi, Surakarta)
Fadhilah Tia Nur (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret-RSUD Dr. Moewardi, Surakarta)
Harsono Salimo (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret-RSUD Dr. Moewardi, Surakarta)



Article Info

Publish Date
17 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Kekurangan mikronutrien masih banyak terjadi di negara berkembang. Protein fase akut meningkat secara signifikan selama proses inflamasi akut.Tujuan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar C-reactive protein (CRP) dengan kadar feritin serum pada anak dengan gizi kurang usia 7-9 tahun di sekolah dasar di Surakarta.Metode. Penelitian uji potong lintang dilakukan di 10 SD di Surakarta pada 217 anak gizi kurang usia 7-9 tahun. Hubungan antara kadar CRP dan kadar feritin serum dinilai menggunakan analisis regresi logistik. Analisis statistik menggunakan SPSS versi 17.0.Hasil.Analisis regresi logistik menunjukkan terdapat hubungan secara signifikan antara rata-rata kadar feritin serum dengan kadar CRP>5 mg/L (OR=6,38, p= 0,006, 95% CI 1,7–23,9).Kesimpulan. Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar CRP dengan kadar feritin serum.

Copyrights © 2011