Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dihadapi orang tua dalam proses komunikasi dengan anak serta mengevaluasi kesesuaian metode komunikasi yang digunakan dengan prinsip-prinsip komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan langkah-langkah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan berbagai strategi komunikasi, di antaranya komunikasi informasional, persuasif, koersif, dan berbasis hubungan manusia. Di antara metode tersebut, pendekatan berbasis hubungan manusia dan komunikasi persuasif paling sering digunakan. Namun, proses komunikasi sering kali menghadapi hambatan seperti masalah semantik, anatomi, psikologis, dan fisiologis. Lebih jauh, penelitian ini menyoroti penerapan lima pilar komunikasi Islam, yaitu qoulan sadida (perkataan benar), qoulan layyina (perkataan lembut), qoulan baligha (perkataan efektif), qoulan maisura (perkataan mudah dipahami), dan qoulan ma'rufa (perkataan baik). Pilar-pilar ini menjadi dasar dalam membangun komunikasi yang bermakna antara orang tua dan anak, sehingga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2024