Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Ibu Tetty dalam menangani pasien di rumah singgah terlantar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Penelitian ini juga bertujuan mengetahui bagaimana komunikasi ideal seharusnya diterapkan untuk mendukung pemulihan pasien. Selain itu, hubungan yang harmonis antara Ibu Tetty, karyawan, dan relawan menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat kesembuhan pasien. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang baik, penuh empati, dan kasih sayang menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung proses penyembuhan pasien. Ibu Tetty menggunakan pendekatan yang mengutamakan perhatian dan kehangatan, di mana kata-kata yang menenangkan mampu memberikan rasa nyaman kepada pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi interpersonal yang efektif, didukung oleh kerja sama tim yang solid, memainkan peran penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien ODGJ di rumah singgah orang dengan gangguan jiwa.
Copyrights © 2024