Pertama kali saya mengenal buku ini, ketika disebutkan dalam catatan kaki bagian kata pengantar buku berjudul “Tahun yang Tak Pernah Berakhir, Memahami Pengalaman Korban 65” (Roosa et al., 2004). Di antara segelintir perhatian sejarawan Indonesia periode 1970-an hingga 1990-an yang menganggap sejarah lisan sebagai metode, terdapat laporan tim riset dari Universitas Gadjah Mada yang dipimpin oleh sejarawan Kuntowijoyo. Laporan tersebut diterbitkan dalam buku yang berjudul Perubahan Sosial di Perdesaan: Sejarah Lisan di Surakarta, 1930 – 1960. Maka dapat dipahami, bahwa laporan tim riset yang diselesaikan pada pertengahan 1990 ini adalah salah satu rintisan penelitian sejarah lisan dari sejarawan Indonesia.
Copyrights © 2024