Ada satu persamaan dari mata pelajaran sejarah dan matematika di sekolah-sekolah Indonesia. Keduanya kerap tidak disukai karena dipahami secara salah kaprah sebagai pelajaran penuh hafalan, dan secara spesifik keduanya terkait dengan numerik atau angka. Kendati demikian, kontribusi vital matematika dan sejarah dalam peradaban modern hampir tak terelakkan. Oleh karena itu, keberadaan buku Oral History and Mathematics Education ini menjadi istimewa sekaligus memancing ruang diskusi yang lebih luas terkait relasi kedua bidang ilmu yang berbeda klaster tersebut.
Copyrights © 2024