CV. Empat Lima merupakan perusahaan pertambangan batu andesit, kegiatan penambangan menggunakan sistem tambang terbuka dengan membuat jenjang-jenjang dalam kegiatan penambangannya. Aktivitas penambangan tersebut dapat mengancam keselamatan dan kesehatan baik pada tenaga kerja, unit kerja, maupun masyarakat yang berada di sekitar area penambangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kebijakan K3 terhadap kinerja karyawan, dan upaya untuk meminimalisir potensi bahaya dilingkungan kerja. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Variabel pada penelitian ini yaitu variabel dependen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Y), dan variabel independen diantaranya Ketersediaan APD (X1), Lingkungan Kerja (X2), dan Perilaku Karyawan (X3). Pengambilan data kualitatif dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara, sedangkan untuk kantitatif dilakukan dengan penyebaran kuesioner, kemudian data tersebut dianalisis dengan uji validitas, uji realibiltas, dan uji regresi linear berganda. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja tidak sesuai dengan prosedur sehingga menimbulkan kondisi tidak aman yang dapat berpengaruh pada kinerja karyawan. Contohnya yakni dengan karyawan tidak menggunakan APD. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran para karyawan akan pentingnnya memakai APD serta kurangnya pengawasan dari pihak perusahaan. Pada uji regresi linear berganda, disimpulkan bahwa pada area tersebut terdapat pengaruh negatif dari perilaku karyawan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di CV. Empat Lima.
Copyrights © 2024