Kampung Ngaglik, Kelurahan Sukun, Kota Malang, menghadapi masalah lingkungan akibat tingginya jumlah sampah plastik, khususnya botol bekas air mineral, dan peningkatan risiko penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dan malaria. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini fokus pada dua kegiatan utama, yaitu pembangunan taman vertikal menggunakan botol bekas sebagai pot tanaman, serta sosialisasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar serai. Metode yang digunakan adalah metode action research. Penelitian aksi atau action research merupakan metode penelitian yang dilakukan secara langsung untuk mengubah pengetahuan dan kehidupan subjek penelitian.Pembangunan taman vertikal yang berlokasi di RW 01, RT 05 Kampung Ngaglik, Kelurahan Sukun, Kota Malang dengan memanfaatkan lahan kosong sepanjang ±10 meter, menggunakan 40 botol bekas untuk menanam empat jenis tanaman toga (rosemary, seledri, mint, dan stevia). Begitu juga dengan Sosialisasi pembuatan spray anti nyamuk yang menggunakan serai sebagai bahan utama. Dalam progam ini tidaka lupa peneliti melibatkan sebagian masyarakat terutama ibu-ibu PKK di RW 01. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan kesehatan, serta memberdayakan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui urban farming dan inovasi anti nyamuk alami.
Copyrights © 2024