Sari Pediatri
Vol 12, No 4 (2010)

Penggunaan Anti Tetanus Serum dan Human Tetanus Immunoglobulin pada Tetanus Anak

Martinus M. Leman (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta)
Alan R. Tumbelaka (Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta)



Article Info

Publish Date
18 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Salah satu pilar terapi kasus tetanus adalah netralisasi toksin tetanus dalam sirkulasi.Terdapat dua pilihan terapi netralisasi toksin, yaitu anti tetanus serum (ATS) yang berasal dari serum kudadan human tetanus immunoglobulin (HTIG) dari manusia.Tujuan. Membandingkan perbedaan dampak ATS dan HTIG dalam mortalitas dan efek samping padatetanus anak.Metode. Dilakukan penelusuran literatur secara online dan manual terhadap publikasi ilmiah berbahasaIndonesia atau Inggris, dengan kata kunci tetanus, anti tetanus serum, dan human anti tetanusimmunoglobulin, dengan rentang waktu publikasi antara 1960-2010.Hasil. Didapatkan sembilan publikasi ilmiah yang berkaitan. Tiga publikasi membahas efek samping ATS,dua membahas efek samping HTIG, dan empat membandingkan efektivitas ATS dan HTIG.Kesimpulan. Data yang ada menunjukkan HTIG memberikan angka kematian sama atau lebih rendahdibanding ATS. Pemberian HTIG juga memberikan risiko efek samping reaksi hipersensitif sistemik danreaksi lokal lebih kecil dibandingkan ATS.

Copyrights © 2010