Kejang pada neonatus sulit didiagnosis karena ada beberapa gejala yang tidak khas sehingga terjadiketerlambatan atau diagnosis yang berlebihan. Demikian juga dalam hal tata laksana seringkali kita hanyaterpaku pada pemberantasan kejang sehingga upaya untuk mencari dan mengobati etiologi terlambat dankurang tepat. Selain itu masih terdapat kontroversi dalam hal tata laksana kejang terutama pemilihan obatantikonvulsan yang tepat. Deteksi kejang secara dini, penelusuran etiologi serta tata laksana yang mencakuppemberantasan kejang dan terapi spesifik terhadap etiologi sangat menentukan mortalitas dan morbiditasneonatus.
Copyrights © 2007