Distres pernapasan merupakan salah satu problem yang mengancam jiwa. Analisis gasdarah arteri (AGDA) penting untuk menentukan tata laksana distres pernapasan, sepertimenegakkan diagnosis, menentukan terapi, maupun untuk evaluasi setelah mendapatterapi. Namun interpretasinya harus dilakukan bersamaan dengan penilaian klinis.Kelainan AGDA oleh karena gangguan pernapasan dapat berupa asidosis respiratorik(pada gangguan paru restriktif), alkalosis respiratorik (pada gangguan paru obstruktif)dan asidosis campuran (pada penyakit paru dengan komplikasi). Prinsip umum tatalaksana distres pernapasan ditujukan kepada penyakit utamanya. Perhatian harusditujukan pada perbaikan volume ekstraselular, koreksi elektrolit, menghilangkan zattoksik, dan memperbaiki ventilasi.
Copyrights © 2002