Sari Pediatri
Vol 7, No 2 (2005)

Sindrom Wolff Parkinson White

Sri Endah Rahayuningsih (Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak FKUP/RSUP dr. Hasan Sadikin)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2016

Abstract

Dilaporkan satu kasus sindrom Wolff-Parkinson-White pada anak laki-laki usia 9 tahunyang datang dengan keluhan utama palpitasi disertai nyeri dada. Elektrokardiogrampada awal masuk rumah sakit memperlihatkan frekuensi QRS 231 kali per menit (N :60-100 x/m), gelombang P tersembunyi dalam gelombang T denyut sebelumnya, durasiQRS memanjang dan terdapat gelombang delta yang menunjukkan terdapat takikardiasupraventrikular dengan aberrant conduction. Penderita mendapat pengobatan awalstimulasi vagal, tetapi tidak berhasil sehingga dilanjutkan dengan pemberian sotalol 3 x25 mg per oral. Evaluasi elektrokardiogram menunjukkan irama sinus dengan gelombangdelta yang sesuai dengan sindrom Wollf Parkinson White yaitu adanya perubahanfrekuensi jantung menjadi 80-90 x/menit, tampak gelombang T dan P dengan intervalPR memendek, durasi QRS melebar, dan terdapat gelombang delta. Prognosis pasienbaik karena pada pengamatan elektrokardiografi tiap 24 jam terlihat irama jantungkembali menjadi irama sinus.

Copyrights © 2005