Sari Pediatri
Vol 7, No 4 (2006)

Profil klinis Infeksi Saluran Kemih pada Anak di RS Dr. Cipto Mangunkusumo

Miesien Miesien (PPDS Departemen Ilmu Kesehatan anak FKUI-RSCM)
Taralan Tambunan (Divisi Nefrologi Departemen Ilmu Kesehatan anak FKUI-RSCM)
Zakiudin Munasir (Divisi Alergi Departemen Ilmu Kesehatan anak FKUI-RSCM.)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2016

Abstract

Latar belakang. Infeksi saluran kemih (ISK) sering terjadi pada bayi dan anak kecil.Gejala ISK tergantung usia, intensitas reaksi inflamasi dan lokasi infeksi pada salurankemih.Tujuan. Mengetahui profil klinis ISK pada anak di RS Dr. Cipto Mangunkusumo.Metode dan subyek. Desain penelitian ini adalah deskriptif potong lintang. Subyekberusia lebih dari 2 bulan sampai 13 tahun, berobat ke Departemen IKA RSCM dalamkurun waktu Februari sampai dengan Agustus 2004. Diagnosis ISK ditegakkanberdasarkan hasil biakan urin bila pertumbuhan kuman ³ 105 koloni/ml urin.Hasil. Dalam kurun waktu 7 bulan ditemukan 50 subyek (28 laki-laki dan 22perempuan), usia rerata dua tahun (SD±2,4). Terbanyak usia 2 bulan – 2 tahun (32/50). Lima gejala klinis terbanyak adalah demam, nafsu makan menurun, diare, kencingtidak lancar dan muntah. Tiga tanda klinis terbanyak dianatarnya adalah demam, balanitisdan ikterus. Pemeriksaan penunjang sebagian besar normal.Kesimpulan. Infeksi saluran kemih (ISK) terbanyak pada usia 2 bulan – 2 tahun. Gejalaklinis ISK terutama demam. Tanda klinis ISK terbanyak demam, balanitis dan ikterus.Hasil urinalisis normal tidak menyingkirkan diagnosis ISK, sehingga anak demam padausia 2 bulan – 2 tahun dengan penyebab tidak jelas perlu dipikirkan ISK.

Copyrights © 2006