UD. Mitra Artha Jaya menghadapi masalah dalam pengelolaan persediaan barang, yang menyebabkan beberapa produk sering kedaluwarsa atau kehabisan stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem peramalan menggunakan metode Simple Moving Average (SMA) untuk memperbaiki perencanaan kebutuhan pelanggan dan mengoptimalkan persediaan produk. Metode SMA dipilih karena kemampuannya dalam menggunakan data permintaan aktual untuk menghasilkan ramalan yang akurat. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall untuk pengembangan sistem, yang mencakup identifikasi kebutuhan aplikasi, pengelolaan data master, dan perhitungan error menggunakan MAPE, MAD, dan MSE. Hasil penelitian ini didapatkan Teh Gelas dengan MAD dan MSE terendah, MAPE sebesar16,09% hal ini menunjukan bahwa produk Teh gelas Akurat dan Produk dengan peramalan paling tidak akurat terdapat pada produk Aqua dengan MAD dan MSE tertinggi, MAPE sebesar 20,92% dan juga produk Teh Pucuk dengan MAPE tertinggi sebesar 27,45%. Pengujian sistem yang dilakukan mendapatkan hasil yang bagus sehingga sitem dapat membanti dalam proses peramalan
Copyrights © 2024