Pandemi menunjukkan pentingnya penganggaran, baik untuk menjalankan pelayanan kesehatan yang telah ada maupun untuk menghadapi COVID-19. Pandemi juga menunjukkan bahaya penyakit komorbid seperti diabetes melitus, hipertensi, dan obesitas sebagai pemicu tingginya risiko kematian akibat COVID-19. Untuk membuat kebijakan terkait penganggaran yang tepat guna, diperlukan analisis terkait anggaran kesehatan pemerintah daerah. Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis clustering k-means anggaran kesehatan pemerintah daerah Tahun 2021 untuk mengelompokkan anggaran terkait penyakit komorbid seperti diabetes melitus, hipertensi, dan obesitas, serta gangguan mental emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan insight mengenai pola pendanaan pemerintah daerah terkait penyakit tersebut. Clustering menghasilkan empat cluster dengan silhouette score sebesar 0,6156. Selanjutnya berdasarkan perbandingan dengan prevalensi penyakit masing-masing terdapat indikasi potensi optimalisasi dana untuk sub kegiatan lain atau untuk digunakan sebagai dana darurat pandemi.
Copyrights © 2025