Pada Kurikulum Merdeka, Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) diwajibkan mempelajari Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Berdasarkan hasil wawancara di SMAN 1 Tarumajaya menunjukkan adanya masalah dalam proses pembelajaran TIK, di mana siswa merasa terbebani dengan materi yang banyak dan sulit, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang TI sebelumnya. Selain itu, pada kelas XI, siswa sering kali memilih peminatan yang tidak sesuai dengan minat mereka yang sebenarnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui minat siswa terhadap mata pelajaran TIK, dengan menggunakan pendekatan K-Means clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengelompokkan siswa berdasarkan minat mereka terhadap mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Terdapat dua kelompok, yaitu kelompok pertama yang terdiri dari 91 siswa yang tidak berminat, dan kelompok kedua yang terdiri dari 123 siswa yang berminat. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa minat siswa terhadap mata pelajaran TIK lebih dominan dibandingkan dengan siswa yang tidak berminat.
Copyrights © 2025