Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan silo birokrasi penanggulangan stunting di Kabupaten Buton Selatan berdasarkan perilaku fragmentasi vertikal dan horizontal, yaitu kurangnya kerja sama, kolegalitas, rasa saling menghormati, dan kepercayaan satu sama lain dalam suatu organisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dan sekunder adalah sumber data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggulangan stunting di Kabupaten Buton Selatan memiliki kolaborasi yang buruk antara organisasi perangkat daerah karena lebih berfokus pada kompetisi daripada berorientasi pada tim. Tidak ada kolaborasi tim, yang menyebabkan rasa tidak memiliki, dan kurangnya rasa saling menghormati dalam penanganan stunting karena sebagian organisasi perangkat daerah lebih fokus pada proses daripada penanganan stunting itu sendiri.
Copyrights © 2024