Sari Pediatri
Vol 8, No 1 (2006)

Penggunaan Kortikosteroid Intranasal Dalam Tata Laksana Rinitis Alergi pada Anak

Benry P. Simbolon (Bagian Ilmu Kesehatan Anak. FK-USU/RS H Adam Malik, Medan)
Sjabaroeddin Sjabaroeddin (Bagian Ilmu Kesehatan Anak. FK-USU/RS H Adam Malik, Medan)
Lily Irsa (Bagian Ilmu Kesehatan Anak. FK-USU/RS H Adam Malik, Medan)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2016

Abstract

Akhir-akhir ini terdapat peningkatan prevalensi kasus rinitis alergi pada anak. Penyakitini tidak hanya mengganggu kesehatan fisik dan psikososial, kualitas hidup, kapasitasbelajar dan bekerja anak, tetapi juga berperan terhadap timbulnya penyakit lain sepertiasma, sinusitis, dan otitis media. Tata laksana rinitis alergi meliputi pengendalianlingkungan untuk menghindari alergen, pemberian obat-obatan seperti antihistamin,dekongestan, dan kortikosteroid, serta imunoterapi. Pemberian kortikosteroid intranasalmerupakan indikasi bagi penderita rinitis alergi intermiten sedang-berat dan rinitis alergipersisten. Efek anti inflamasi dari obat ini diperantarai oleh pengaturan ekspresi gentarget spesifik. Kortikosteroid intranasal sangat efektif dalam menghilangkan gejala rinitisalergi. Obat ini dapat diberikan dalam bentuk semprot aqua dan inhaler dengan dosisterukur. Pemberian obat ini jarang menimbulkan efek samping sistemik, namun jikadiberikan bersamaan dengan kortikosteroid topikal lainnya, harus dilakukan titrasi sampaidosis paling rendah yang dapat mengontrol penyakit.

Copyrights © 2006