Sari Pediatri
Vol 2, No 3 (2000)

Perkembangan Normal Tidur pada Anak dan Kelainannya

Dwi Putro Widodo (Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM)
Taslim S. Soetomenggolo (Staf pengajar sub-bagian Neurologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta)



Article Info

Publish Date
06 Dec 2016

Abstract

Tidur adalah keadaan fisiologis, merupakan kondisi istirahat reguler dengan karakteristikberkurangnya gerakan tubuh dan penurunan tingkat kesadaran terhadap sekelilingnya.Tidur tidak hanya merupakan sebuah keadaan tidak sadar yang berkepanjangan, adapelbagai tahap yang dilalui sepanjang malam itu, yang masing-masing dapat diidentifikasimelalui aktivitas gelombang listrik otak. Tahapan tidur pada bayi dan anak dapatdikelompokkan menjadi, tidur aktif atau REM (rapid eye movement) dan tidur tenangatau non-REM. Tidur memegang peran yang sangat besar bagi perkembangan bayi.Pada saat inilah terjadi perbaikan sel-sel otak dan kurang lebih 75% hormon tubuhdiproduksi. Tidak ada bayi atau anak yang melewati masa kecilnya tanpa pernahmengalami gangguan tidur sama sekali. Gangguan tidur tidak hanya mempengaruhibayi atau anak tersebut, tetapi juga dapat mempengaruhi seluruh keluarga, bahkanmembawa dampak pada kehidupan bertetangga di sekitarnya.

Copyrights © 2000