Sari Pediatri
Vol 10, No 1 (2008)

Profil Mikroorganisme Penyebab Sepsis Neonatorum di Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta

Anita Juniatiningsih (Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta)
Asril Aminullah (Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta)
Agus Firmansyah (Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Angka morbiditas dan mortalitas sepsis neonatorum (SN) masih tinggi. Pemberian antibiotiksesuai dengan hasil kultur diperlukan untuk mencegah resistensi kuman terhadap antibiotik.Tujuan. Mengetahui profil mikroorganisme penyebab SN serta sensitivitasnya terhadap antibiotik diDepartemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (IKA-RSCM) JakartaMetode. Studi potong lintang, dilakukan di ruang rawat Divisi Perinatologi Departemen IKA, pada Desember2006 - Juli 2007, pada neonatus tersangka sepsis untuk pertama kalinya, belum pernah mendapat antibiotiksebelumnya, tidak terdapat kelainan kongenital mayor dan mendapat persetujuan dari orang tua.Hasil. Terdapat 334 kasus tersangka SN, 102 kasus di antaranya memenuhi kriteria inklusi dan dapatdianalisis. Empat puluh dua kasus (41,2%) memiliki biakan darah positif. Mikroorganisme penyebab SNterbanyak adalah bakteri gram negatif seperti Acinetobacter calcoaceticus, Enterobacter aerogenes, Pseudomonassp dan Eschericia coli. Bakteri gram negatif mempunyai sensitivitas yang rendah terhadap antibiotik linipertama dan kedua, kecuali Enterobacter aerogenes yang masih sensitif terhadap gentamisin dan Pseudomonasyang masih sensitif terhadap seftazidim. Sensitivitas bakteri gram positif dan negatif umumnya masih sangatbaik terhadap meropenem. Sensitivitas bakteri gram negatif cukup baik terhadap imipenem namun bakterigram positif kurang sensitif terhadap imipenem.Kesimpulan. Etiologi SN umumnya adalah bakteri gram negatif dengan isolat terbanyak Acinetobactercalcoaceticus. Umumnya bakteri gram negatif mempunyai sensitivitas yang rendah terhadap antibiotik linipertama dan kedua, kecuali Enterobacter aerogenes yang masih sensitif terhadap gentamisin dan Pseudomonasterhadap seftazidim.

Copyrights © 2008