Masa balita merupakan periode penting bagi perkembangan motorik kasar dan halus anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran permainan tradisional, khususnya permainan engklek dalam mendukung perkembangan motorik kasar pada anak usia dini. Penggunaan permainan tradisional sebagai pendukung motorik anak secara tidak langsung ikut serta dalam melestarikan budaya lokak. Motorik kasar melibatkan gerakan tubuh dengan otot besar dan koordinasi, seperti berlari dan melompat. Permainan engklek terbukti efektif meningkatkan keseimbangan dan koordinasi anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mencapai perkembangan motorik yang optimal. Selah diterapkannya permainan engklek, motorik kasar anak mengalami perkembangan dan peningkatan hingga 60%. Metode penelitian yang digunakan studi literatur dengan analisis 10 artikel relevan dari 200 artikel yang dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci seperti motorik kasar dan perkembangan motorik anak. Melalui aktivitas seperti melompat dan menjaga keseimbangan menjadikan anak lebih aktif dan stabil. Selain sebagai hiburan, permainan engklek juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang mendukung perkembangan motorik kasar anak.
Copyrights © 2024