Sari Pediatri
Vol 16, No 6 (2015)

Jumlah CD4+IL-5+, CD8+IL-5+, dan Perbaikan Kualitas Hidup Setelah Pemberian Prebiotik dan Nigella Sativa pada Anak Asma dengan Imunoterapi Fase Rumatan

Camellia Nucifera (Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Brawijaya Malang)
Ery Olivianto (Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Brawijaya Malang)
Wisnu Barlianto (Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Brawijaya Malang)
HMS Chandra K (Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Interleukin-5 (IL-5) merupakan sitokin penting dalam fungsi eosinofil primer, dihasilkanoleh sel T CD4+ dan sel T CD8+. Nigella sativa memiliki aktivitas anti alergi, anti asma, anti inflamasi, antiprostaglandin, dan anti histamin, sedangkan probiotik dapat memodulasi sistem imun ke arah Th1.Tujuan. Menilai dampak Nigella sativa dan/probiotik terhadap jumlah CD4+ IL-5 dan CD8+IL-5 sertaperbaikan kualitas hidup pasien asma yang menjalani imunoterapi house dust mite (HDM) fase rumatan.Metode. Desain penelitian adalah uji klinis randomisasi. Subjek adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusidan menandatangani informed consent. Subjek dibagi 4 kelompok. Kelompok A mendapat imunoterapi spesifikHDM dan plasebo, kelompok B imunoterapi spesifik HDM dan Nigella sativa, kelompok C imunoterapispesifik HDM dan probiotik, kelompok D imunoterapi spesifik HDM, probiotik dan Nigella sativa. Setelah56 minggu diperiksa jumlah CD4+IL-5+, CD8+IL-5+ serta kualitas hidup mempergunakan skor Peds QL.Hasil. Tidak menunjukkan perbedaan bermakna jumlah CD4+ IL-5 dan CD8+IL-5 antar kelompok perlakuannamun didapatkan perbedaan bermakna skor Peds QL.Kesimpulan. Imunoterapi HDM beserta ajuvan probiotik dan atau Nigella sativa meningkatkan kualitashidup pasien asma pada anak.

Copyrights © 2015