Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pertumbuhan penjualan dan debt to equity ratio (DER) terhadap Price to Book Value (PBV) pada Perusahaan Sub Sektor Industri Rokok Tahun 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan mengambil data laporan keuangan pada perusahaan sub sektor Industri Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 perusahaan dari 4 populasi dengan kriteria perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan perusahaan yang memiliki laporan keuangan lengkap pada tahun penelitian 2019-2023. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, regresi data panel, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai Perusahaan (PBV). Hal ini terlihat dari nilai thitung -0,542595 < ttabel 2,10092 dan signifikansi 0,5945 > 0,05. Sedangkan debt to equity ratio (DER) secara parsial juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value (PBV). Hal ini terlihat dari nilai thitung 1,849161 < ttabel 2,10092 dan signifikansi 0,0819 > 0,05. Berdasarkan pengujian secara simultan diketahui bahwa pertumbuhan penjualan dan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap price to book value(PBV) pada perusahaan sub sektor Industri Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Hal ini terlihat dari fhitung 1,973962 < ftabel 3,591531 dan nilai signifikansi 0,0819 < 0,05
Copyrights © 2024