Sari Pediatri
Vol 18, No 3 (2016)

Perbandingan Efektivitas dan Keamanan Kombinasi Ketamin/Midazolam Dibandingkan Ketamin Tunggal sebagai Sedasi pada Anak

Murti Andriastuti (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas IndonesiaI-RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta)
Dewi Kartika (Unknown)
Andi Ade WR (Departemen Anestesi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- RS.Cipto Mangunkusumo, Jakarta)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2017

Abstract

Latar belakang. Penambahan midazolam sebelum pemberian ketamin sebagai obat sedasi pada tindakan aspirasi sumsum tulang atau pemberian kemoterapi intratekal terbukti meningkatkan efektivitas sedasi, mengurangi ansietas dan mengurangi efek samping ketamin yaitu mimpi buruk, halusinasi, dan fenomena pulih sadar pasca pemberian ketamin.Tujuan. Membandingkan efektivitas dan keamanan sedasi antara kombinasi ketamin/midazolam dan ketamin tunggal berdasarkan bukti ilmiah.Metode. Penelusuran pustaka database elektronik melalui Pubmed, Clinical Key, dan Google Scholar.Hasil. Suatu uji klinis acak tersamar mendapatkan awitan sedasi secara signifikan lebih singkat pada kelompok ketamin/midazolam dibandingkan ketamin yaitu 2,6 menit dan 3,4 menit (nilai p= 0,01). Jumlah subjek yang mengalami amnesia total pada kelompok ketamin/midazolam dibandingkan ketamin yaitu 100% dan 80,3% (p=0,001). Kejadian mimpi buruk pada kelompok ketamin/midazolam dibandingkan ketamin 6,3% dan 19,6% (p=0,04). Lima uji kohort menunjukkan kombinasi ketamin/midazolam dapatmenjadi pilihan sedasi yang cepat, efektif, dan aman bagi anak yang akan menjalani berbagai tindakan di bidang hematologi-onkologi. Kombinasi ini aman dan efisien untuk mengurangi nyeri selama prosedur dan mengurangi kecemasan pasien dan orangtua.Kesimpulan. Berdasarkan penelitian ilmiah yang telah dipaparkan, penambahan midazolam pada ketamin tidak menambah efek samping, dan kombinasi ini lebih baik dibandingkan ketamin tunggal.

Copyrights © 2016