Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi umat Muslim terbesar ke-2 di dunia karena terdapat dua organisasi Islam terbesar yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif konseling multibudaya dalam mengelola perbedaan aliran gerakan dakwah di suatu keluarga. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan) kategori studi kasus yang disajikan secara deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah suami istri dalam suatu keluarga yang menggunakan gerakan dakwah berbeda. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, perbedaan mazhab dapat dikelola secara harmonis dalam keluarga, memperkuat hubungan keluarga dan komunitas secara keseluruhan.
Copyrights © 2024