Keseimbangan peran perempuan sebagai ibu dan pekerja merupakan isu yang semakin relevan di era modern ini. Di satu sisi, perempuan dihadapkan pada tuntutan untuk menjalankan tugas mulia sebagai ibu, sementara di sisi lain, mereka juga memiliki peran signifikan dalam dunia pekerjaan. Fenomena ini menimbulkan tantangan terkait pembagian waktu, energi, dan peran sosial, yang memerlukan pemahaman lebih dalam dari perspektif agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan peran perempuan sebagai ibu dan pekerja dalam perspektif Al-Quran dan hadis, dengan mengidentifikasi prinsip-prinsip yang dapat memberikan panduan bagi perempuan dalam mengelola peran ganda tersebut. Metode yang digunakan adalah kajian literatur, dengan analisis terhadap ayat-ayat Al-Quran dan hadis yang berkaitan dengan hak dan kewajiban perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran dan hadis menekankan pentingnya perempuan sebagai ibu yang memiliki hak-hak tertentu, namun juga memberikan ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam masyarakat melalui pekerjaan. Keseimbangan ini dapat tercapai dengan komitmen terhadap tanggung jawab keluarga dan penggunaan waktu secara bijaksana. Kesimpulannya, perempuan dalam Islam diberi kebebasan untuk berperan sebagai pekerja tanpa mengabaikan tanggung jawabnya sebagai ibu, dengan syarat memenuhi kewajiban agama dan sosial secara adil.
Copyrights © 2024