Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Arthur Jeffery terhadap mushaf Ibnu Mas’ud dan implikasinya terhadap pemahaman sejarah teks Al-Qur’an. Jeffery seorang orientalis terkenal, mengemukakan bahwa mushaf Ibnu Mas’ud memiliki sejumlah perbedaan dalam susunan dan isi dibandingkan mushaf Utsmani yang menjadi standar dalam dunia Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis peneliti mengeksplorasi pandangan Arthur Jeffery mengenai mushaf Ibn Mas’ud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan Jeffery membuka diskusi mengenai dinamika kodifikasi Al-Qur’an pada masa awal Islam, meskipun pendekatannya dianggap kontroversial oleh banyak ulama.
Copyrights © 2024