Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan
Vol 5, No 4: November 2024

Analisis Residu Antibiotik Furazolidone Pada Ikan dan Udang Di UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Pasuruan, Jawa Timur

Aminatun Najah (Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura)
Indah Wahyuni Abida (Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan)
Dyah Wahjuning Listiyarini (Analis Kesehatan Ikan dan Lingkungan UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Pasuruan, Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2024

Abstract

ABSTRAKFurazolidone merupakan salah satu jenis antibiotik yang sering digunakan oleh peternak untuk ditambahkan ke pakan ternaknya, hal ini karena furazolidone merupakan bagian dari nitrofuran. Furazolidone memiliki struktur kimia 3-amino-2-oxazolidinone (AOZ). Produk budidaya ikan dan udang yang mengandung residu Furazolidone (AOZ) bila dikonsumsi akan menimbulkan reaksi hipersensitif dan anemia hemolitik pada orang-orang tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis residu antibiotik Furazolidone pada ikan dan udang di Unit Pelaksanaan Teknis Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Pasuruan Jawa Timur. Metode analisis jenis antibiotik menggunakan metode ELISA (Enzym Link Immunosorbent Assay) terhadap 12 sampel lapang. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan jumlah sampel daging ikan bandeng (Chanos chanos) sebanyak 10 sampel memiliki nilai tertinggi 0.149 μg/kg, dan nilai terendah daging ikan bandeng berada pada nilai dibawah STC (Screening Target Concentration) yang diasumsikan menjadi ND (Not detect), sedangkan pada 2 sampel udang vanname  memiliki nilai yang sama yaitu nilai dibawah STC yang diasumsikan menjadi ND (Not detect) pada uji skrening. Meskipun hasil pengukuran dibawah STC, namun perlu ditingkatkan pengawasan dalam penggunaannya pada hewan ternak di Indonesia untuk mengurangi dampak pada kesehatan manusia.Kata kunci: Deteksi ELISA, Daging Ikan, Daging Udang, Residu Furazolidone.ABSTRACTFurazolidone is one type of antibiotic commonly used by farmers to add to their livestock feed because it is part of the nitrofuran group. Furazolidone has a chemical structure known as 3-amino-2-oxazolidinone (AOZ). The cultivation products of fish and shrimp containing residues of Furazolidone (AOZ), when consumed, can induce hypersensitive reactions and hemolytic anemia in certain individuals. The objective of this study is to analyze the residue of the antibiotic Furazolidone in fish and shrimp at the Technical Implementation Unit of Fish Health and Environmental Laboratories in Pasuruan, East Java. The antibiotic analysis method used the ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) method on 12 field samples. The results indicate that, among the field samples, 10 samples of milkfish (Chanos chanos) had the highest value of 0.149 μg/kg, while the lowest value for milkfish was below the Screening Target Concentration (STC), assumed to be Not Detectable (ND). Similarly, for 2 samples of vannamei shrimp, the values were also below the STC and assumed to be ND in the screening test. Although the measured values are below the STC, increased supervision in the use of Furazolidone in livestock in Indonesia is necessary to minimize the impact on human health.Top of FormKeywords: ELISA detect, Milkfish meat, Prawn meat, Furazolidone residu

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

juvenil

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Juvenil: Journal of Marine and Fisheries Sciences, is a scientific journal in the field of marine and fisheries science published electronically and periodically four times a year by the Department of Marine Affairs and Fisheries, Trunojoyo University, Madura. This journal aim to become a medium of ...