Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan sosial keluarga asal yang diterima oleh perempuan Bali yang nyerod, bagaimana bentuk dukunganya dan apa dampaknya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan subjek perempuan Bali yang menikah Nyerod dalam rentang usia 25 – 35 tahun. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah dengan wawancara subjek dan informan. Bentuk analisa yang digunakan adalah dengan pengkategorian data, pengelompokan sesuai tema dan membuat narasi dari hasik yang di dapat. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bentuk dukungan yang diberikan oleh keluarga sekitar perempuan Bali tersebut dengan diberikannya dorongan dan juga nasihat sehingga perempuan Bali yang nyerod tersebut berani mengambil keputusan dan rela meninggalkan kastanya dan dampak setelah menikah tersebut hanya berdampak pada psikologis perempuan Bali. Pasalnya perempuan Bali tersebut merasa sedih ketika nyerod dan harus rela menerima keadaan yang tidak seperti dahulu sebelum nyerod, namun setelah subjek menerima keadaan yang sudah ia alami lalu mendapatkan dukungan dari keluarga yang membuat perempuan Bali tersebut mendaptakan jalan untuk mengambil keputusan menikah dengan laki – laki yang ia pilih untuk menjadi pendamping hidupnya.
Copyrights © 2024