Di Indonesia, ISPA bertanggung jawab atas kematian 4/15 juta anak di bawah usia lima tahun. Terdapat korelasi antara prevalensi ISPA pada bayi dengan variabel biologis dan lingkungan. Angka ISPA pada bayi paling tinggi terjadi di UPTD Puskesmas Marga 1. Pada bulan Oktober 2022, angka ISPA pada bayi mencapai 45%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bayi berumur tidak lebih dari satu tahun yang terdeteksi mengalami infeksi dibagian pernapasan yang mengalami secara akut di Puskesmas Marga I. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross-sectional, melibatkan 108 bayi baru lahir, dan dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Untuk tujuan ini, kami memilih untuk menggunakan uji chi-kuadrat untuk signifikansi statistik. UPTD Puskesmas Marga I menemukan bahwa bayi (0-12 bulan) di komunitas mereka menderita ISPA karena alasan di luar berat badan lahir rendah. Status gizi, imunisasi, durasi pemberian ASI eksklusif, dan paparan asap rokok merupakan variabel-variabel yang diteliti.
Copyrights © 2024