Islam, yang dikenal sebagai agama rahmatan lilalamin dan mayoritas dianut oleh masyarakat Indonesia, menghadapi berbagai tantangan dalam konteks keberagamaannya. Salah satu masalah utama adalah munculnya ideologi transnasional yang memicu tindakan terorisme, sering kali didasarkan pada pemahaman radikal dan fundamental terhadap Islam. Untuk memahami isu ini, penulis menggunakan penelitian pustaka fenomologi dengan mengkaji pemikiran para cendekiawan, buku dan artikel jurnal ilmiah, peraturan dan kebijakan pemerintah, serta berita terkait radikalisme ideologi transnasional di Indonesia. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pencegahan dan penanggulangan radikalisme ideologi transnasional yang efektif bisa dimulai dari pengajaran Islam di madrasah, sekolah, pondok pesantrean, dan lembaga pendidikan formal maupun nonformal lainnya. Dengan ratusan ribu jumlah lembaga pendidikan Islam di Indonesia, memiliki peran penting dalam membina anak-anak dan remaja Muslim melalui penekanan prinsip wasatiyah atau moderat dalam setiap kegiatan belajar mengajarnya
Copyrights © 2024