Tujuan: Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mengingat pengalaman positif dari masa lalu. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus, dimana Ibu S menjalani terapi reminiscence selama dua minggu. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran suasana hati, gejala depresi, interaksi sosial, rasa identitas, kualitas tidur, dan rasa kesepian sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam suasana hati, dari sedih dan cemas menjadi bahagia dan optimis. Gejala depresi menurun, interaksi sosial meningkat, dan rasa identitas Ibu S pulih. Kualitas tidurnya membaik, sementara rasa kesepian berkurang drastis. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa terapi reminiscence efektif dalam meningkatkan kesejahteraan emosional lansia. Terapi reminiscence merupakan intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Copyrights © 2024