Jurnal Ilmiah Sultan Agung
Vol 3, No 4 (2024): Desember 2024

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PEKERJAAN GALIAN DAN TIMBUNAN PONDASI SUMURAN DAN FOOT PLAT (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN RKB MTSN 2 SURAKARTA)

Taufiqqurrohman, Fahriza (Unknown)
Chaqiqi, Moch Fairuz (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jan 2025

Abstract

Dalam industri konstruksi dan berbagai proyek industri lainnya, keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas utama yang tidak dapat diabaikan. Proyekproyek tersebut sering kali melibatkan risiko dan tantangan yang signifikan, baik dari segi lingkungan kerja maupun jenis pekerjaan yang dilakukan. Kesehatan dan keselamatan pekerja harus dijaga dengan baik untuk memastikan keberhasilan proyek serta kesejahteraan tenaga kerja yang terlibat. Oleh karena itu, penerapan sistem manajemen risiko merupakan langkah strategis dalam perencanaan dan pengendalian proyek konstruksi. Pembangunan ruang kelas baru di MTSN 2 Surakarta merupakan proyek strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut. Dengan menggunakan metode AS/NZS 4360:2004, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko guna meningkatkan keselamatan kerja pada proyek tersebut. Data penelitian diperoleh dengan metode pengambilan survey kuesioner dan metode wawancara kepada responden yang memiliki keahlian di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan jumlah responden 10 orang. Data penelitian dianalisis dengan AS/NZS 4360:2004 untuk menentukan tingkat kategori risiko. Selanjutnya dilakukan proses pengendalian risiko dengan 5 tahapan eliminasi, substitusi, kontrol teknik, kontrol administrasi, dan alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 risiko yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan galian dan timbunan pondasi sumuran dan foot plat pada Proyek Pembangunan RKB MTSN 2 Surakarta. 3 risiko tersebut masuk dalam kategori risiko tingkat tinggi (high risk) yaitu pekerja terjatuh dari ketinggian dengan nilai 8,37, terjepit saat membending begel dengan nilai 9,30, dan tertimpa besi saat proses fabrikasi dengan nilai 10,54. Untuk melakukan pengendalian risiko dilakukan dengan 5 tahapan yaitu eliminasi, substitusi, engineering, administrasi, dan Alat Pelindung Diri (APD) yaitu dengan menugaskan signal man, penggunaan tenaga ahli sesuai bidangnya, memberikan safety line di area pekerjaan dan menggunakan APD lengkap seperti safety helmet, safety shoes dan safety gloves. Kata Kunci: Resiko; Keselamatan & Kesehatan kerja; Proyek Konstruksi

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JIMU

Publisher

Subject

Religion Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Electrical & Electronics Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Sultan Agung (JISA) merupakan jurnal untuk memfasilitasi publikasi karya ilmiah mahasiswa yang terbit secara berkala dalam satu tahun setiap Maret dan September. JISA melingkupi bidang keilmuan Teknik, Kesehatan, Humaniora, Ekonomi dan ...