Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat gaji terhadap daya beli konsumen di TikTok Shop pada periode 2019-2023. TikTok Shop, sebagai platform e-commerce berbasis media sosial, telah mengalami pertumbuhan signifikan terutama di kalangan konsumen muda. Studi ini menggunakan metode analisis statistik korelasional untuk mengukur hubungan antara tingkat gaji dengan frekuensi pembelian dan rata-rata harga pembelian. Data diperoleh melalui survei terhadap pengguna aktif TikTok Shop, yang dikelompokkan berdasarkan kategori pendapatan dan usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang kuat antara tingkat gaji dengan frekuensi pembelian (r = 0,7426) serta harga pembelian rata-rata (r = 0,9296). Selain itu, ditemukan bahwa frekuensi pembelian juga berkorelasi kuat dengan harga beli (r = 0,8173). Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen dengan tingkat gaji yang lebih tinggi cenderung memiliki daya beli yang lebih besar, baik dari segi frekuensi maupun nominal transaksi. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi pemasar untuk menargetkan kelompok konsumen berdasarkan tingkat pendapatan dengan menawarkan produk dan promosi yang sesuai. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas variabel lain yang memengaruhi keputusan pembelian di platform media sosial lainnya.
Copyrights © 2022