Self Access Center (SAC) adalah sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai pengetahuan secara mandiri tanpa bimbingan guru. Smkn 6 Bandung layanan Self Access Center memiliki beberapa sarana dan prasarana yang menjadi indikator kualitas layanan belajar mandiri, yaitu fasilitas, suasana, dan koleksi. Adanya Self Access Center diharapkan dapat meningkatkan keterampilan belajar mandiri para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas layanan Self Access Center (SAC) yang memiliki sub variabel kualitas fasilitas SAC, kualitas fasilitas belajar, dan kualitas suasana dengan variabel Keterampilan Belajar Mandiri siswa SMKN 6 Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa SMKN 6 Bandung dengan ukuran sampelnya yang berjumlah 96 orang. Teori yang digunakan adalah Teori Layanan Perpustakaan dari Darmono (2001) dan teori Self Regulated Learning dari Zimmerman (1989). Peneltian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian ini adalah variabel kualitas layanan Self Access Center memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan belajar mandiri siswa SMKN 6 Bandung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan Self Access Center memiliki kualitas yang tinggi sehingga mendorong tingginya kemampuan belajar mandiri pada siswa SMKN 6 Bandung.
Copyrights © 2024