Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati
Vol 1, No 1 (2016): February 2016

Respon Pertumbuhan Kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap Pemberian IBA dan BAP secara In Vitro

Bambang Pujiasmanto, Samanhudi Muji Rahayu (Unknown)
Dian Rahmawati, Ahmad Yunus (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2016

Abstract

Kaempferia galanga L. adalah salah satu tanaman obat terpenting karena  khasiatnya sebagai ekspetoransia, diuretika, dan stimulansia.  Budidaya secara konvensional belum dapat memenuhi permintaan kencur di pasaran, sehingga budidaya secara  in  vitro dapat digunakan sebagai alternatif  untuk menyediakan benih kencur yang cepat dan seragam. Eksplan yang digunakan diambil dari rimpang dan dikulturkan dalam medium MS yang dikombinasikan dengan IBA (Indole Butiric Acid)  dan BAP (Benzyl Amino Purin) dengan konsentrasi 0, 1, 2, 3 dan 4 ppm. Variable pengamatan yang utama adalah jumlah tunas yang muncul pada eksplan. Induksi tunas tertinggi terdapat pada eksplan yang dikulturkan pada perlakuan IBA 0 ppm dan BAP 3 ppm. Kebanyakan akar muncul pada  12 HST  (Hari Setelah Tanam),  dan akar paling cepat muncul pada 7 HST yang terdapat  pada perlakuan IBA 2 ppm dan BAP 4 ppm.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

biota

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, kajian-kajian pustaka dan berita-berita terbaru tentang ilmu dan teknologi kehayatian (biologi, bioteknologi dan bidang ilmu yang terkait). Biota terbit pertama kali bulan Juli 1995 dengan ISSN ...