Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis jejaring stakeholder dalam pengembangan usaha industri limbah kain perca di Pekon Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu. Tipe penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menemukan bahwa jejaring stakeholder dalam pengembangan usahae kerajinan kain perca yang meliputi pengembangan permodalan, perolehan bahan baku, pengembangan produksi, pengembangan pemasaran diperlukan relasi/networking yang baik antara pengrajin dengan stakeholder terkait. Pertama dalam mengembangkan permodalan usaha membangun relasi dengan Koperasi Karya Mandiri, Bank BRI, kerabat/ saudara, orang tua, serta sesama pengrajin. Kedua, dalam memperoleh bakan baku membangun relasi dengan supplier, supir truk buah, agen pengiriman Puspa Jaya, dan sesama pengrajin. Ketiga, dalam proses produksi membangun relasi dengan Perangkat Pekon Sukamulya, Diskoperindag, PGN, sesama pengrajin, warga Pekon Sukamulya, tetangga, saudara/anggota keluarga. Keempat, dalam proses pemasaran membangun relasi dengan Diskoperindag, PGN, Perajgkat Pekon Sukamulya, sesama pengrajin, warga Pekon Sukamulya, tetangga,saudara/anggota keluarga. Semakin kuat jaringan pengrajin dengan pihak-pihak terkait, maka semakin mudah mengembangkan usahanya.
Copyrights © 2024