Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban
Vol 18, No 2 (2024): Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban

EARLY ISLAMIC HISTORIOGRAPHY (SUFISTIC) IN INDONESIA: The Dynamics of Sufism and Al-Raniri's Criticism in the Historiography of Early Islam in Indonesia by Hamzah Fansuri

Alhuzaini, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2024

Abstract

Artikel ini membahas historiografi Islam awal di Indonesia, dengan fokus pada kontribusi Hamzah Fansuri sebagai tokoh sufi terkemuka. Karya-karyanya mencerminkan integrasi tasawuf dengan budaya lokal, termasuk melalui konsep Wahdat al-Wujud yang menekankan kesatuan manusia, alam, dan Tuhan. Historiografi ini, terutama dalam tradisi sufi, menekankan pemberian makna bagi komunitas Muslim, serupa dengan pendekatan historiografi abad pertengahan Eropa yang memadukan unsur fiksi untuk memperkuat pesan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kepustakaan, menganalisis karya dan pemikiran Hamzah Fansuri dalam konteks sinkretisme dengan tradisi Hindu-Buddha. Artikel ini juga mengkaji kritik Nuruddinal-Raniri terhadap ajaran Wujudiyah Hamzah, yang mencerminkan tantangan interpretasi sufistik dalam budaya lokal. Melalui studi ini, ditemukan bahwa tasawuf berperan sentral dalam historiografi Islam di Indonesia, memberikan wawasan tentang dinamika pemikiran sufistik, budaya, dan filsafat pada masa awal Islamisasi diNusantara

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

hadharah

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Focus: Hadharah: Jurnal Keislaman dan Peradaban is dedicated to promoting scholarly discourse and critical engagement in the interdisciplinary fields of history, culture, and Islamic studies. It seeks to explore the intricate connections between historical narratives, cultural practices, and the ...