Pada tahun 2020, Provinsi dengan angka kasus Tuberkulosis tertinggi yaitu Provinsi Jawa Barat dengan total kasus mencapai 79.840 jiwa, dengan persentase kasus laki-laki sebesar 55,04% sedangkan perempuan sebesar 44,96%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko relatif kasus Tuberkulosis laki-laki dan perempuan dengan menggunakan metode Bayesian Shared Component Random Intercept dan juga untuk mengetahui penyebaran nilai risiko relatif di setiap wilayah di Provinsi Jawa Barat dengan peta spasial. Bayesian Shared Component Random Intercept dapat menghitung nilai risiko relatif dengan memperhatikan efek spasialnya, hal tersebut berkesuaian dengan tujuan penelitian ini maka dari itu metode ini cocok digunakan dalam penelitian ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan kemiripan pola spasial antara Tuberkulosis laki-laki dan Tuberkulosis Perempuan berdasarkan nilai delta yang diperoleh. Hal tersebut berkesesuaian dengan hasil peta spasial kedua jenis kelamin yang terlihat memiliki pola sebaran yang hampir sama dan juga nilai rata-rata risiko relatif Tuberkulosis antara laki-laki dan perempuan yang hampir sama yaitu untuk laki-laki sebesar 1,0403 sedangkan untuk perempuan yaitu 1,0413.
Copyrights © 2024