IPTEKIN : Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi
Vol. 4 No. 1 (2018)

Api dan Realitas : Revitalisasi Zapin Api untuk Kepentingan Pengembangan Pariwisata

Mhd. Yunus (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Zapin api sebagai salah satu daya tarik wisata budaya Provinsi Riau. Sayangnya, pertunjukan tradisional masyarakat Pulau Rupat itu sedang menuju kepunahan. Terdapat faktor-faktor pelemah praktik zapin api seperti arus globalisasi dan lemahnya perhatian pemerintah. Permasalahannya bagaimana upaya revitalisasi kesenian zapin api yang bermanfaat bagi pengembangan pariwisata provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tulisan ini telah menemukan bahwa selain kandungan nilai dalam zapin api, ada berbagai prosesi pementasan sebuah seni yang sangat detail. Prosesi ini tidak banyak orang dapat memenuhinya, sehingga ancaman kepunahannya pun cukup kuat. Oleh karena itu, perlunya dilakukan revitalisasi zapin api. Adapun langkah-langkah revitalisasi tersebut yaitu, perekrutan anggota baru pelaku zapin api, pembentukan sanggar dan pengadaan sarana dan prasarana serta dukungan tokoh masyarakat dan pemerintah. Revitalisasi juga dilakukan dengan cara komodifikasi zapin api dengan cara memodifikasi sabut kelapa dan irama lagu madras kesenian zapin api. Penyebarluasan ide-ide dan imaji tentang zapin api di pulau Rupat. Penyebaran informasi ini dilakukan melalui media-media berupa berita, foto dengan narasi-narasi pendek dan vidio pertunjukan zapin api.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

iptekin

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering

Description

IPTEKIN merupakan jurnal yang memuat naskah/artikel hasil penelitian dan pengembangan, hasil analisis ilmiah data primer dan data sekunder, kajian (review) tentang topik terkini, analisis kebijakan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun. Dalam ...