Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Norma Subjektif (X1), Sikap (X2), Perceived Behavioral Control (X3), dan Gender (X4) terhadap Intensi Whistleblowing (Y). Populasi sampelnya adalah Auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Sampel yang digunakan sebanyak 202 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dengan Evaluasi Model Pengukuran dan Pemodelan Struktural menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.0.93. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Norma Subjektif, Sikap, dan Perceived Behavioral Control mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing. Namun perbedaan hasil yang ditunjukkan oleh Gender tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap niat whistleblowing. Norma Subyektif, Sikap, Perceived Behavioral Control, dan Gender secara simultan berpengaruh terhadap signifikansi niat whistleblowing.
Copyrights © 2023