Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat mengganggu kualitas hidup. Diagnosis yang cepat dan akurat sangat diperlukan karena beberapa penyakit kulit memiliki gejala yang mirip, namun seringkali memerlukan keahlian khusus dari dokter spesialis kulit. Di Desa Tabbeyan, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, tercatat terdapat 62 kasus penyakit kulit pada tahun 2022. Perkembangan teknologi informasi seperti sistem pakar menawarkan solusi untuk diagnosis dini penyakit kulit. Sistem pakar menggunakan metode backward chaining yang menelusuri kembali dari hipotesis hingga gejala pendukung sehingga cocok untuk diagnosis medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit kulit menggunakan metode backward chaining. Model pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa sistem bekerja sesuai dengan yang diharapkan tanpa adanya kesalahan. Sistem ini dapat membantu masyarakat dalam melakukan diagnosis dini untuk mencegah penyakit kulit yang berbahaya.
Copyrights © 2024