Penelitian ini mengkaji cerpen “Malam Tanpa Bulan” karya Najib Al-Kaylani dengan kajian strukturalisme Roberth Stanton dan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik dalam cerpen, menemukan keterkaitan antarunsur intrinsik dalam cerpen, mengetahui tanda-tanda yang muncul dalam cerpen, dan mengetahui makna dari tanda-tanda tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat keterkaitan antar unsur intrinsik dalam cerpen “Malam Tanpa Rembulan” dengan tema kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat dan menyulut rasa fanatisme terhadap setiap individu. Tokoh-tokoh dalam cerpen ini antara lain: seorang dokter, Abdul Wahid, seorang perempuan, empat orang laki-laki, Abdul Jabbar, kepala desa, mantri, pembantu, bidan, perawat, dan Ridwan. Alur yang digunakan adalah alur maju. Latar yang digunakan dalam teks cerpen ini adalah latar tempat dan waktu. Sudut pandang yang digunakan dalam teks cerpen ini adalah sudut pandang orang pertama. Dalam penelitian ini juga diperoleh tujuh belas tanda yang terdapat dalam cerpen “Malam Tanpa Rembulan”, yaitu lima ikon, tujuh indeks, dan lima simbol. Semua tanda tersebut memiliki maknanya masing-masing.
Copyrights © 2024