Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Manajerial & Konservatisme Akuntansi terhadap tax avoidance baik secara parsial maupun simultan. Populasi yang digunakan adalah perusahaan di sektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) pada Periode 2018-2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling dan jenis penelitian Kuantitatif dengan metode asosiatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dengan jumlah 12 perusahaan. Secara simultan Financial Distress, Kepemilikan Manajerial dan Konservatisme Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance. Financial Distress secara parsial tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance. Kepemilikan Manajerial secara parsial tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance. Konservatisme Akuntansi secara parsial berpengaruh dengan araf negatif signifikan terhadap Tax Avoidance.
Copyrights © 2024