Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi keuangan Perusahaan raksasa tekstil di Indonesia yaitu PT. Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Dimana Perusahaan tersebut ditetapkan dan dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga Semarang melalui putusan nomor 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN tanggal 21 Oktober 2024. Penyebab utama dari faktor kepailitan ini adalah adanya gagal bayar kredit oleh Perusahaan kepada pihak kreditor. Penelitian menggunakan rasio-rasio dalam laporan keuangan yang sudah diaudit untuk tahun 2022 dan 2023 dan hasil penelitian menunjukkan bahwa Perusahaan sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan jumlah penggunaan bahan baku dari tahun 2021 ke 2022 diatas 100% dan penurunan bahan baku akan berdampak terhadap jumlah produksi dan jumlah produksi akan mempengaruhi penjualan dan jumlah penjualan akan mempengaruhi pendapatan dan dalam analisis Net Profit Margin penyebab utama kerugian Perusahaan adalah beban penjualan yang terlalu tinggi, sedangkan pada analisis debt to equity ratio terdapat kenaikan signifikan 2 akun keuangan yang sebelumnya tidak ada yaitu akun utang dan Obligasi pada tahun 2022. Dan dapat disimpulkan bahwa penurunan pendapatan menyebabkan penurunan pembayaran atau gagal bayar kepada pihak kreditor.
Copyrights © 2024