PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4, sebagai sub-holding upstream PT. Pertamina, melakukan renovasi pada workshop Work Over Well Service di Limau Field dengan memasang fasilitas over head crane (OHC) untuk mengangkat barang-barang berat. Analisis kekuatan struktur bangunan existing diperlukan untuk memastikan bangunan mampu menopang beban tambahan OHC. Penelitian ini menggunakan perhitungan manual dan perangkat lunak komputer CSI SAP2000 ETABS untuk menganalisis data struktur dan pembebanan serta Plaxis 2D untuk menghitung daya dukung pondasi yang menyangga bangunan. Tujuan penelitian adalah menentukan apakah struktur bangunan existing layak untuk instalasi OHC, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi analisis kekuatan struktur, serta menghasilkan kajian ilmiah untuk mengidentifikasi masalah potensial atau kelemahan struktur secara dini. Berdasarkan hasil evaluasi struktur, simulasi kolom dengan pembebanan maksimum OHC tidak mampu menahan gaya yang terjadi dengan nilai PMM Ratio 1. Oleh karena itu, diperlukan penambahan kolom sebagai penyangga balok runaway overhead crane. Setelah dilakukan perbaikan dengan menambahkan kolom support, terlihat bahwa kolom dan balok mampu menahan gaya yang terjadi dengan nilai PMM Ratio 1. Dari defleksi vertikal balok runway memenuhi standar dengan nilai maksimum sebesar 6.14mm, yang lebih kecil dari batas yang diizinkan sebesar 8.75 mm. Sementara itu, defleksi horizontal juga memenuhi standar dengan nilai maksimum sebesar 3,1 mm, lebih kecil dari batas yang ditetapkan sebesar 4 mm. Hal ini menunjukkan bahwa struktur balok runway telah memenuhi persyaratan defleksi yang ditetapkan. Pada pengujian
Copyrights © 2025