Jurnal Studia Legalia
Vol. 5 No. 02 (2024): Journal of Studia Legalia

PENGGUNAAN BUZZER POLITIK DALAM KAMPANYE PEMILIHAN UMUM SEBAGAI ANCAMAN TERHADAP DEMOKRASI NEGARA INDONESIA

Kireina, Melissa Gracia (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2024

Abstract

ABSTRAK Pemilihan umum merupakan parameter dalam mengukur apabila sebuah negara itu demokratis atau tidak. Sebelum pelaksanaan pemilihan umum, baik calon atau pasangan calon dan/atau tim memiliki hak untuk melaksanakan kampanye, yaitu suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya dari masyarakat. Kini, pelaksanaan kampanye seringkali dilakukan melalui penggunaan buzzer. Buzzer merupakan jasa dimana seseorang memanfaatkan sosial medianya untuk menyebarkan informasi serta melakukan promosi terhadap suatu produk atau jasa dari sebuah perusahaan atau instansi tertentu. Namun, jasa buzzer ini ternyata seringkali disalahgunakan, seperti dengan menyebarkan informasi palsu demi menjatuhkan pihak lain. Penggunaan buzzer dalam lingkup politik sejatinya diperbolehkan guna menumbuhkan keyakinan dalam diri para rakyat terkait suatu isu atau pihak yang menjadi calon-calon wakil rakyat. Akan tetapi, buzzer politik dalam lingkup negatif dapat merusak arti dan tujuan dari Pemilu dan menjadi ancaman besar bagi demokrasi negara. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk memperluas wawasan terkait penggunaan buzzer dalam lingkup politik dan dampaknya terhadap demokrasi negara. Kata Kunci: buzzer, demokrasi, hukum, kampanye politik, pemilihan umum. ABSTRACT General elections are a parameter that measures whether a country is democratic or not. Before the general election, candidates or candidate pairs and teams have the right to carry out a campaign, which is an activity carried out to gain as much support as possible from the public. Now, the implementation of the campaign is often carried out through the use of buzzers. Buzzers are services where someone uses their social media to spread information and promote a product or service from a particular company or agency. However, this buzzer service is often misused, such as spreading false information to bring down other parties. The use of buzzers in the political sphere is allowed to foster confidence in the people regarding an issue or party that is a candidate for people's representatives. However, political buzzers in a negative scope can damage the meaning and purpose of the election and become a major threat to the country's democracy. Thus, this article aims to broaden insight regarding the use of buzzers in the political sphere and its impact on the country's democracy. Keyword: buzzer, democracy, election, law, political campaign.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

studialegalia

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Studia Legalia adalah jurnal hukum akses terbuka dan pre-review, diterbitkan dua kali setahun Mei dan November. Studia Legalia didirikan oleh Forum Kajian dan Penelitian Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (Brawijaya University). Jurnal ini mencakup perkembangan hukum di domestik dan ...